Setelah Nonton Oresuki [Review Anime]


Kebayang ga sih misal kamu deket sama cewe-cewe cakep yang sejujurnya dalam hati kecil kamu ngarep jadi pacar salah satu di antara mereka? Tapi yang terjadi malah sebaliknya, cewe-cewe yang dekat sama kamu justru manfaatin kamu buat mencomblangkan mereka ke sahabat deket kamu. Kebayang ga? Gimana? kebayang? Ok, tidak salah lagi, sepertinya kamu baru aja nonton dan terinfluence oleh anime Oresuki, sebuah anime yang kebetulan akan saya review di postingan kali ini.

***

SINOPSIS

Ada 2 siswi cantik yang sangat dekat dengan Amatsuyu Kisaragi di sekolah. Mereka adalah Akino si ketua organisasi siswa, serta Hinata yang merupakan tetangganya. Keduanya mengajak Kisaragi untuk jalan di hari libur. Kegiatan itu berjalan begitu romantis. Di akhir acara, Kisaragi mengira akan ditanya untuk menjadi pacar mereka. Namun, dia harus menelan pil pahit karena 2 gadis itu menyukai teman dekat Kisaragi. Mereka hanya menyuap Kisaragi agar dapat dijodohkan dengan sahabatnya. Awalnya Kisaragi dengan berat hati menolong mereka berdua. Tapi setelah berpikir, dia menyanggupinya juga. Alasannya karena siapapun gadis yang ditolak akan dia tembak nanti.

Besoknya, Kisaragi dilabrak oleh Sumire. Kisaragi berpikir dia juga bakal dimanfaatkan untuk jadi comblang. Tetapi gadis berkacamata itu benar-benar menyukai Kisaragi dan ingin berpacaran dengannya. Tentu saja Kisaragi menolaknya, karena dia masih punya harapan pada salah satu dari Akino atau Hinata. 

Sumber: wikipedia

***

Ok, langsung aja kali, ya.

Kita mulai dari judul. Anime yang biasa disingkat dengan sebutan Oresuki ini memiliki nama panjang Ore o Suki nano wa Omae dake kayo. Yang dalam bahasa Indonesia, artinya kira-kira “Yang suka sama saya cuman kamu doang?”.

Dari judulnya aja udah ngeselin sebenernya. Harusnya tuh bersyukur anjir masih ada yang suka. Mana cakep lagi yang suka. Ok, mungkin kamu akan bilang sebelum Pansy (karakter yang suka si karakter utama) buka kacamata dia ga keliatan cakep. Malah keliatan kaya cewe culun biasa. Orang-orang kaya gini nih yang ga ngerti arti dari keindahan. Ok, mungkin ini soal selera. Tapi jujur bagi saya cewe berkacamata itu spesies paling cakep sedunia. Megane bishoujo adalah jawaban dari segala permasalahan dunia! #apaansih

Jadi gatau kenapa kesel aja sama judulnya. “Yang suka sama gue cuman lu doang?”. Ye si anjir. Harusnya bersyukur bego masih ada yang suka. Lagian pas si Pansy buka kacamata (sama buka baju) Jorou si karakter utama juga nyadar kalau Pansy cakep kan?

Anjir, kenapa review saya jadi ga jelas gini ya. Biarin lah. Wkwk. Ok, lanjut ke aspek berikutnya, soal story …

Soal story, jujur aja menurut saya Oresuki adalah anime dengan jalan cerita yang sangat menarik. Ya, menarik banget. Seenggaknya sampai episode ke-3. Selebihnya? Gatau kenapa episode-episode setelah itu kesannya biasa aja. Atau bahkan mungkin … membosankan.

Tapi jujur di episode awal emang bener-bener bagus kok. Premisnya juga keren, tentang cowo yang deket sama banyak cewe cakep yang justru minta si karakter utama buat comblangin mereka ke temen deket si karakter utama. Keren sih sebenernya. Seolah jadi versi anti mainstream dari cerita-cerita harem yang emang banyak beredar di luar sana.

Aspek-aspek sederhana seperti bangku taman dan final kejuaraan baseball menurut saya membuat cerita dari anime ini benar-benar menarik di episode awal-awal. Bahkan saya ga ragu untuk memuji kejeniusan penulis cerita yang sukses memanfaatkan 4 arah mata angin di lorong stadion baseball sebagai pemicu munculnya perasaan dari masing-masing karakter. Sumpah, saat itu dalam hati saya kaya… “anjir, ko bisa kepikiran ya?”

Tapi sayangnya, seperti yang saya bilang di awal kekerenan anime ini cuman bertahan sampai episode ke-3. Setelahnya jadi biasa aja. Abis adegan di perpustakaan pas si Pansy membongkar kebusukan Sun-chan, gatau kenapa ceritanya jadi biasa aja. jadi kaya harem biasa aja gitu. soalnya abis itu karakter yang awalnya suka sama Sun-chan kaya Cosmos dan Himawari jadi beralih suka ke Jorou.

Ga berenti di situ, tiba-tiba setelah itu muncul satu demi satu karakter cewe yang entah gimana ceritanya juga suka sama Jorou. Nah, di sini saya mulai kaya… “anjir, ini mah harem biasa”.

Jangan salah sangka, bukannya saya anti harem. Cuman jujur aja sebagai anime harem, Oresuki tuh biasa aja. Banyak kok anime harem lain yang bagus. Nisekoi, Yamada-kun, Oreimo misalnya. Nah, Oresuki tu biasa aja.

bukannya mau sotoy, tapi saya punya dugaan kenapa Oresuki biasa aja. Gatau sama pendapat orang lain, tapi ini menurut saya loh ya. semua berhak berpendapat kan? Ok, Menurut saya kekurangan Oresuki adalah ga bisa membuat saya berharap Jorou jadian sama salah satu dari banyaknya karakter cewe di anime ini. Kaya kurang digali aja gitu. Coba kalau misal si Jorou punya momen yang bikin baper sama masing-masing karakter cewe, sayangnya gaada. Kesuksesan anime romance adalah ketika bikin penontonnya baper. Nah, sayangnya saya ga baper.

Ok, sekali lagi ini cuman pendapat pribadi. Siapa tau di luar sana ada orang lain yang baper nonton Oresuki.

Eh tapi btw soal desain karakter, Oresuki menurut saya juara. Desain karakter cewe-cewenya harus diakui cakep-cakep banget. Mungkin itu kali ya salah satu kelebihan anime ini.

Umm… anjir saya nulis apaan sih_-.


2 Komentar untuk "Setelah Nonton Oresuki [Review Anime]"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel