Rabu, 15 Agustus 2018

Sambi Kok Boyolali Utara?


Akhir-akhir ini ada sesuatu hal yang cukup mengganggu pikiran saya. Tentang wilayah di mana saya tinggal. Ya, tentang Sambi Boyolali.

Memangnya ada apa? Apakah ada peristiwa besar yang terjadi di Sambi baru-baru ini? Apakah saya resah dengan kondisi jalan raya di Sambi yang sama sekali tidak layak disebut jalan raya dan lebih mirip dengan sungai kering? Apakah pejabat pemerintahan di Sambi ketahuan korupsi dengan jumlah yang sangat banyak?

Umm.. bukan itu, sih. Sesuatu yang mengganggu saya ini bukan tentang hal-hal rumit dan berat seperti yang saya tulis di paragraf sebelumnya, kok. Hal yang sangat sederhana. Bahkan saking sederhananya, kayaknya justru sudah masuk dalam kategori nggak penting. Hehe.

Jadi, sesuatu yang mengganggu pikiran saya adalah … kenapa bisa ada orang yang berpikir kalau Sambi itu masuk Boyolali utara?

Bagaimana? Apa yang mengganggu pikiran saya benar-benar nggak penting, kan? Haha. Ok, saya menyadari itu kok. Tapi saya nggak bisa membohongi diri sendiri kalau itu sangat mengganggu saya. Maksud saya … kok Sambi bisa disebut Boyolali utara, sih? Kok bisa?

Umm.. mungkin kalian akan berpikir kayak… “emang ada ya yang bilang kalau Sambi itu Boyolali utara?” … jawabannya adalah ADA. Kalau nggak ada ya mana mungkin saya posting artikel ginian -___-. Bahkan saya pernah kebetulan lewat di sebuah wilayah di Sambi, waktu itu di sebuah tanah lapang, saya melihat tiang menjulang tinggi yang di situ terpasang dengan gagah bendera supporter yang sepertinya biasa dibawa oleh pemuda-pemuda setempat untuk menonton pertandingan Persis Solo. Di bendera itu, dengan jelas terlihat tulisan … xxxxx NORTH BOYOLALI.

Saat saya membaca tulisan itu, reflek saya langsung melongo sambil bilang dalam hati kayak… “hah?! North Boyolali?! Boyolali utara?! Kok iso?! Omahmu ki ngendi?! Perbatasan Purwodadi?! Omahmu kan Sambi!!”

Jujur, saya nggak habis pikir kenapa bisa-bisanya orang Sambi sendiri melabeli diri mereka sebagai warga Boyolali utara? Gimana ceritanya?

Memang sih, untuk wilayah seperti Boyolali yang secara resmi memang tidak ada patokannya mana yang timur, mana yang barat, mana yang utara, dan mana yang selatan, susah untuk mengkategorikan suatu kecamatan masuk Boyolali sebelah mana. Beda sama Jakarta yang memang sudah jelas mana yang Jakarta selatan, mana yang Jakarta Timur. Tapi… tetap saja, menyebut Sambi adalah Boyolali utara adalah sesuatu yang sama sekali tidak bisa saya mengerti.

Ok, begini saja. Memang sih, kalau mau ke Sambi, dari Boyolali kota, harus ke timur dulu sampai ke Bangak dan kemudian belok ke UTARA. Yap, belok ke UTARA. Tapi, ke utarannya itu cuman 7km, itu kalau Sambinya rumah saya yang mana berada di pusat kecamatan Sambi. Kalau hanya asal sampai Sambi, bahkan dari Bangak, ke utaranya paling cuman 3-4km. Masa iya cuman gitu doang terus bisa masuk dalam kategori Boyolali utara -___-.

Lagipula, kalau kita perhatikan lagi, dari Sambi, kalau kita mau pergi ke titik paling utara wilayah kabupaten Boyolali, itu masih jauh banget. Jauuuuh banget. Lagipula masih ada banyak banget kecamatan lain yang wilayahnya ada di utara Sambi. Misalnya Simo, Klego, Karanggede, Andong, Wonosegoro, Juwangi, Kemusu. Naaah, banyak, kan? Masa iya dengan fakta seperti itu Sambi masuk Boyolali Utara -___-

Bahkan, ya. Kalau kita mau pergi ke titik paling timur dari kabupaten Boyolali, dari Sambi, kita cuman butuh melewati 1 kecamatan saja. Ngemplak. Udah! Lagipula kalau dari Sambi, Solo yang jelas-jelas beda wilayah admisnistratif yang letaknya di sebelah timur, jaraknya lebih dekat loh dari Juwangi yang notabene wilayah ter-UTARA di Boyolali. Dengan Kartasura yang di Selatan pun juga lebih dekat, loh. Bahkan, saking jauhnya, saya sama sekali belum pernah ke Juwangi. Padahal hampir tiap hari saya ke Solo dan Kartasura. Terus apanya yang utara?! -___-.

Ah, intinya, sebagai manusia yang lahir, tumbuh, dan sampai saat ini masih tinggal di Sambi, saya nggak bisa paham kenapa ada orang yang menyebut Sambi itu Boyolali utara. Bahkan sampai ada orang Sambi lain yang melabeli diri sebagai orang Boyolali utara. Nggak habis pikir -___-.  Terakhir, di arah mata angin mana pun Sambi dikategorikan, mau timur-barat-selatan, satu yang pasti, yang jelas BUKAN UTARA!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar