Jumat, 17 November 2017

Sepanggung Dengan Dzawin, Dirgahayu T-MAPS IAIN Surakarta!



Jika saya disuruh memilih satu tanggal paling spesial dalam satu tahun kalender, besar kemungkinan saya akan menyebutkan 10 November sebagai jawabannya. Apakah itu hari ulang tahun saya? Bukan! Lalu, kenapa 10 November? Sebenarnya saya memilih tanggal itu bukan tanpa alasan. Karena dalam empat tahun terakhir, selalu saja ada kejadian yang nggak terlupakan yang terjadi di 10 November.

Di tahun pertama saya kuliah pada 2014, saya melewatkan 10 November dengan untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Pondok Sobron, sebuah tempat yang sangat-sangat legendaris di kalangan mahasiswa UMS. Sementara 10 November 2015, untuk pertama kalinya dalam hidup ini saya menjadi juri dalam lomba stand up comedy. 10 November 2016 berjalan dengan nggak kalah berkesan dari dua 10 November sebelumnya. Di hari itu, saya tampil dalam sebuah show stand up comedy bertajuk Majelis Tawa Mini Show 2.  

Lalu, apa yang terjadi di 10 November 2017?

Jujur awalnya saya nggak tahu apa yang akan terjadi di hari itu. Bahkan awalnya saya pikir yang akan terjadi adalah saya pergi kuliah, setelah kuliah berakhir saya pulang, sampai rumah nonton anime, dan hal-hal tanpa kesan lain seperti yang terjadi dalam hari-hari saya biasanya. Ya, awalnya itu yang saya bayangkan. Hingga akhirnya pada tanggal 21 Oktober 2017, saya diajak ketemuan dengan seseorang dari UKM T-MAPS IAIN Surakarta, sebuah UKM yang bergerak di bidang public speaking.

Di pertemuan itu, perwakilan T-MAPS bilang kalau mereka akan bikin acara besar untuk memperingati ulang tahun mereka yang ke-5. Salah satu acara besar yang akan mereka selenggarakan adalah membuat sebuah pertunjukkan stand up comedy yang mengundang bintang tamu comic nasional, Dzawin. Selain Dzawin, T-MAPS juga mengundang komunitas stand up comedy UMS dan stand up comedy UNS untuk tampil di acara mereka. Pas ditawari untuk ikut terlibat dalam acara itu, jujur saya lumayan exited. Dalam hati saya bilang “kapan lagi bisa sepanggung sama Dzawin?”.

Kemudian masih di pertemuan yang sama, saya tanya ke perwakilan T-MAPS …

“Itu acaranya kapan ya, Mbak?”

Coba tebak apa jawabannya? Ya, tepat!

“10 November 2017, Mas.”

Tepat di saat perwakilan T-MAPS menyelesaikan kalimatnya, segala bayangan tentang 10 November yang akan berjalan dengan biasa saja lenyap. Kemudian dengan cepat digantikan oleh suara yang melintas dalam kepala … “kayaknya bakalan ada sesuatu lagi di 10 November tahun ini”.

Umm, btw rasa exited pas dengar bakal sepanggung sama Dzawin yang saya sebut di atas tadi cuman bertahan sekejap saja. Karena setelahnya justru rasa deg-degan yang lebih dominan menguasai tubuh saya. Bukan sekedar deg-degan, mungkin perasaan ini akan lebih tepat jika disebut gelisah. Kayak mau ngapa-ngapain jadi nggak tenang gitu. Perasaan yang sebenarnya memang biasa saya rasakan ketika mau stand up.

Dan setelah melewati hari-hari dengan rasa gelisah, akhirnya 10 November pun datang juga. Dan Alhamdulillah saya melewatinya dengan lancar. Senang rasanya bisa tampil di IAIN Surakarta. Senang juga rasanya bisa berbagi panggung sama comic sekelas Dzawin. Di backstage saya sempat ngobrol sama Dzawin. By the way, ternyata kalau udah jadi artis auranya beda, ya. Kayak ada hawa-hawa aura kebintangan gitu. Hehe.  
Seposter Sama Dzawin, Cuk!
Oh, iya. Saya mau ngucapin terimakasih sebanyak-banyaknya untuk T-MAPS IAIN Surakarta yang udah ngasih panggung yang keren banget untuk Stand up UMS. Selamat ulang tahun untuk T-MAPS. Semoga kedepannya acara kayak yang kemarin bakalan ada lagi. Soalnya sayang aja kalau acara sekeren kemarin nggak jadi acara tahunan. Bukan bermaksud menjilat lho, ya. Tapi jujur emang keren kok acaranya. Hehe. Semoga tahun depan ada lagi, ya. Amin!

Terakhir, makasih banyak ya T-MAPS, berkat kalian 10 November saya lagi-lagi terlewati dengan kenangan yang nggak akan terlupakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar