Kamis, 14 September 2017

Kartu Indosat Ooredoo Habis Masa Tenggang Dan Hangus? Ini Yang Harus Dilakukan



Harus kehilangan sesuatu yang sudah melekat sama diri kita dalam waktu yang sangat lama itu menyakitkan, lho. Kenapa saya bisa bilang begitu? Karena saya baru saja merasakannya sendiri. Sekitar satu bulan yang lalu. Tepatnya ketika nomor IM3 saya habis masa tenggangnya.

Mungkin bagi kamu, apa yang saya tulis di paragraf pertama terkesan agak berlebihan. Mungkin kamu berpikir masak iya nomor HPnya habis masa tengganggnya bisa terasa menyakitkan. Tapi, ini beneran. Soalnya nomor yang masa tenggangnya habis itu sudah saya pakai sejak 2007. Waktu itu saya masih SMP. Bahkan itu nomor pertama saya. Yang beli waktu itu juga bapak saya. Jadi, rasanya sedih banget pas sadar kalau ternyata nomor itu habis masa tenggangnya.

Selain karena alasan sejarah yang saya sebut di atas, nomor ini juga begitu penting bagi saya. Karena nomor tersebut saya gunakan untuk banyak hal. Menjadi nomor WhatsApp misalnya. Dan juga nomor verifikasi Google. Jadi sayang banget kalau sampai nggak bisa dipakai lagi.

Sebenarnya alasan kenapa nomor itu bisa habis masa tenggangnya adalah karena kesalahan saya sendiri. Soalnya pas saya sadar kalau nomor itu habis masa aktifnya, saya nggak segera mengisi pulsa. Malah menunda-nunda. Alasannya, karena nomor itu bukan nomor yang saya gunakan untuk internetan. Jadi, nomor tersebut agak kurang terpantau kehidupannya. Tahu-tahu udah habis aja masa aktifnya. Pas, pengen beli pulsa, eh tahu-tahu udah habis masa tenggangnya.

Pas pertama saya tahu masa tenggang kartu saya habis, tentu saya panik. Sinyalnya hilang. Bukan karena gangguan jaringan, tapi emang ilang begitu aja. Jujur saya takut kalau nomor saya udah nggak bisa dipakai lagi. Tanpa membuang waktu, saya segera meluncur ke google. Siapa tahu ada orang yang berbagi tentang masalah yang sama dengan yang saya rasakan.

Kesan pertama saya ketika saya mendapat informasi di internet, jujur saya shock. Karena di sana tertulis kartu Indosat Ooredoo yang telah habis masa tenggangnya udah nggak bisa diaktifkan kembali. Pas baca itu, saya langsung tratapan. Kemudian membayangkan bagaimana nasib nomor kesayangan saya.

Apakah saya menyerah begitu saja? Nggak, dong. Di salah satu blog yang saya baca, melalui kolom komentar ada yang nulis kalau nomornya pernah habis masa tenggangnya. Lalu yang dia lakukan adalah mengisi pulsa. Dan setelah itu, secara ajaib nomornya berfungsi kembali secara normal. Setelah baca itu, tanpa membuang waktu saya langsung meluncur ke konter paling dekat sama rumah. Saya langsung isi pulsa. Tebak apa yang terjadi? Pulsanya nggak masuk. Ya, pulsanya nggak masuk. Dicoba berapa kali pun sama mbak-mbak penjaga konternya, tetap aja nggak bisa masuk.

Apakah saya menyerah begitu saja? Nggak, dong. Saya mencoba menghubungi costumer service Indosat Ooredoo via twitter. Via twitter, saya mengungkapkan apa masalah saya ke admin twitter @IndosatCare. Dan jawabannya katanya nomor saya udah hangus. Saya tanya, apakah nomor yang udah hangus masih bisa diaktifkan lagi? Jawaban adminnya adalah: maaf kak, nomor yang sudah hangus sudah tidak bisa diaktifkan kembali.

Saya mulai pasrah. Tapi, apakah saya menyerah begitu saja? Nggak, dong. Saya mencoba untuk datang ke Galeri Indosat di Purwosari, Solo. Saya datang ke Galeri Indosat tanpa ekspektasi. Entah kenapa saya begitu yakin kalau hasilnya akan sia-sia. Tapi, nggak tahu kenapa saya tetap pengen coba. Dan setelah sampai di sana, hasilnya ... “maaf, mas. Nomornya sudah hangus. Kebijakan dari pusat nomor yang sudah hangus sudah tidak bisa diaktifkan kembali.”

Tuh, kan. Untung saya udah nggak berekspektasi lagi. Jadi saya nggak begitu kaget. Karena saya nggak mendapat apa yang saya harapkan, saya segera melangkah pergi dari Galeri Indosat. Namun, sebelum saya benar-benar pergi, saya sempat nanya …

“Mas, apakah nomor yang udah nggak aktif akan di produksi lagi?”

“Iya, mas,” jawab karyawan Indosat.

“Kalau gitu bisa pesan dulu? Jadi kayak pre order gitu?” tanya saya.

“Nggak bisa, Mas. Memang, nomor yang sudah habis masa aktifnya akan didaur ulang. Tapi untuk kapan dan akan dilepas di kota mana masih belum tahu, Mas. Yang pasti, nggak mungkin di jual di Solo lagi,” jawab mas-mas itu panjang, detail, dan tentu ramah.

Setelahnya, saya benar-benar melangkahkan kaki dari Galeri Indosat. Di perjalanan yang saya tempuh dengan berjalan kaki dari pintu keluar Galeri Indosat sampai ke parkiran sepeda motor, saya menyadari sesuatu …

Hal yang harus dilakukan ketika kartu Indosat Ooredoo habis masa tenggangnya dan kemudian hangus adalah bersabar, tabah, dan tentu saja move on.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar