Selasa, 07 Februari 2017

Setelah Nonton Watashi ga Motete Dousunda [Review Anime]



Jika ada orang yang datang pada saya dan kemudian meminta rekomendasi tentang anime romantic comedy yang bagus, dengan yakin saya akan menjawab Watashi ga Motete Dousunda.

Sebenarnya bukan tanpa alasan kenapa saya akan menjawab Watashi ga Motete Dousunda jika ada yang meminta rekomendasi anime romantic comedy kepada saya. Alasannya adalah karena anime itu masih cukup anget di ingatan saya karena baru kemarin saya menamatkannya. Nah, mumpung masih anget, paling enak kalau diriview aja.

Ok, kita langsung saja.

Watashi ga Motete Dousunda  (私がモテてどうすん)  atau yang dalam versi Inggrisnya lebih dikenal sebagai Kiss Him, Not Me adalah anime hasil adaptasi dari manga berjudul sama karangan Junko. Anime bergenre romantic comedy dan harem ini memiliki 12 episode yang tayang mulai 6 Oktober 2016 dan berakhir pada tanggal 22 Desember di tahun yang sama.
***
SINOPSIS
Bercerita tentang gadis gendut bernama Serinuma Kae yang tiba-tiba menjadi kurus karena menangis dan tidak mau keluar dari kamarnya berhari-hari pasca kematian karakter anime favoritnya. Perubahan fisiknya yang drastis ini membuat Kae yang dulunya biasa saja kini berubah menjadi siswi yang cantik dan populer. Terhitung ada empat cowok yang akhirnya mulai melakukan agresi untuk mendekati Kae. Kisah-kisah absurd pun akhirnya bermula.
***
PREMIS
Apa yang membuat saya tertarik untuk menonton anime ini adalah karena premis yang ditawarkannya. Menurut saya premis atau ide pokok dari anime ini itu benar-benar unik dan menarik. Tentang seorang gadis otaku gendut yang hanya karena karakter anime favoritnya mati jadi menangis dan mengurung diri di dalam kamar dan kemudian hal itu menjadikan tubuhnya jadi ramping dan berubah menjadi cantik.

Kemudian karena berubah menjadi cantik, akhirnya dia jadi dikejar-kejar sama empat cowok ganteng. Hmm … dari premis itu, pertama kali saya membayangkannya saya sudah sangat yakin kalau ini akan menjadi anime yang menarik.

KESAN MENONTON
Tentang kesan menonton … sangat puas. Eh, bukan. Maksud saya, sangat-sangat puas. Nggak tahu kenapa menurut saya ini adalah anime yang sangat bagus. Tentunya untuk ukuran anime harem romantic comedy.

Karakteristik atau ciri utama dari anime bergenre romantic comedy adalah mampu mengaduk-aduk emosi dan perasaan penonton di setiap episodenya, tapi di episode yang sama juga mampu untuk memecahkan tawa dari para penonton. Dan sebagai penonton, menurut saya Watashi ga Motete Dousunda sukses melakukan dua hal itu kepada saya. Puas pokoknya.

KARAKTER
Karakter-karakter di anime ini saya rasa cukup kuat dalam perannya masing-masing. Seolah saling bahu-membahu untuk menimbulkan kelucuan. Mulai dari Shirunuma Kae sang karakter utama, terus empat cowok pengejar Kae yang terdiri dari Igarashi Yuusuke, Nanashima Nozumu, Shinomiya Hayato, Mutsumi Asuma, lalu ada lagi cewek kaya penuh bakat yang juga otaku pengagum Kae bernama Nishina Shima.

Belum lagi ditambah karakter-karakter pendukung seperti adiknya Nanashima, kakaknya Kae, Nakano Amane teman baiknya Kae, ibunya Kae, Mutsumi Kazuma kakaknya Asuma, dan siapa lagi ya karakter pendukungnya? Lupa. Hehe.

Pokoknya sekali lagi karakter-karakter yang saya sebut di atas seolah saling mendukung untuk membuat anime ini menjadi menarik. Mengaduk emosi dan kemudian memecahkan tawa.

PENGENNYA SHIRUNUMA KAE JADIAN SAMA?
Anime harem yang bagus adalah anime yang ketika kita menontonnya, membuat kita berharap sang karakter utama jadian dengan salah satu karakter lainnya. Dan lagi-lagi Watashi ga Motete Dousunda sukses melakukan hal itu pada saya. Ya, tentu saja saya punya karakter yang saya dukung dan harapkan supaya bisa jadian sama Kae.

Siapa karakternya? Sebenarnya ada dua, sih. Mutsumi Asuma dan Nanashima Nozumu.
Mutsumi Senpai
Mutsumi asuma karena … nggak tahu kenapa kayaknya kalau dekat sama senpai yang satu ini suasananya kayak adem aja gitu. Nyaman lah pokoknya. Mutsumi senpai ini juga bukan karakter yang terlihat agresif buat mendekati Kae. Namun justru itu yang bikin saya suka. Orangnya baik dan pengertian. Lagipula … tunggu! Ini kok jadi kayak seolah saya naksir sama Mutsumi Asuma, sih?

Momen Mutsumi Asuma bareng Shirunuma Kae yang jadi favorit saya adalah pas episode tujuh pas mereka terdampar di pulai terpencil.

Nanashima Nozumu
Nanashima Nozumu karena … nggak tahu kenapa dia yang paling lucu. Dia itu kayak tsundere-tsundere gimana gitu. Penampilan luarnya sih emang agak kayak bad boy. Tapi di balik penampilannya, dia sebenarnya nggak se-bad itu, kok. Nanashima dekat sama anak-anak juga. Dan sekali lagi poin paling plus dari Nanashima adalah dia yang paling lucu.

Momen Nanashima Nozumu bareng Shirunuma Kae yang jadi favorit saya … banyak sih sebenarnya. Tapi kalau harus pilih satu, kayaknya pas episode dua pas Nanashima debat sama kae tentang bola adalah teman. Sumpah itu lucu banget.

Tapi kalau di suruh memilih satu di antara Mutsumi Asuma atau Nanashima Nozumu, kayaknya saya bakal lebih condong buat milih Mutsumi Asuma, deh.

HARAPAN UNTUK ANIME INI
Semoga ada season duanya. Kayaknya itu bukan hanya harapan saya, deh. Tapi harapan semua orang yang pernah nonton anime ini. Sebenarnya saya cukup yakin kalau anime ini bakal ada season duanya. Apa yang membuat saya yakin?

Pertama, ending cerita anime ini masih nanggung. Kedua, manganya masih on going alias masih berjalan. Jadi, kayaknya peluang untuk hadirnya season dua sangat-sangat besar. Mari bersama-sama kita berdoa. Hehe.

APA LAGI, YA?
Oh, ini. Anime ini recommended alias saya rekomendasikan bagi kamu terutama yang lagi banyak beban dan pengen meredakan itu dengan cara tertawa.

2 komentar:

  1. Setuju. Lucu dan konsep cerita ya menarik.
    Terus benar, kita tadi berangan-angan Shirenuma baiknya sama siapa. Saya sendiri masih bingung, tp lebih prefer ke Igarashi. Menurut saya, dia satu-satunya cowok yang suka ke Shirenuma tanpa pandang bulu. Maksudnya dia terima kalau Shirenuma itu aslinya gendut. Huehehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wew ... Team Igarashi nih kayaknya. hehe

      Hapus