Rabu, 22 Februari 2017

Alasan Kenapa Makanan Di Rumah Sakit Tidak Pernah Enak



Sebagai manusia dengan kondisi tubuh yang nggak terlalu kuat, rasanya diopname di rumah sakit bukan menjadi sesuatu yang asing buat saya. Jarum suntik, kunjungan dokter, ganti infus, atau cleaning service yang selalu datang ke kamar setiap pagi menjadi sesuatu yang terasa akrab dengan diri saya. Ah, tentu saja nggak ketinggalan tentang makanan dengan rasa nggak enak yang disajikan oleh rumah sakit tiga kali dalam sehari, saya juga akrab dengan itu.

Tapi, ngomong-ngomong tentang makanan rumah sakit, pernah nggak sih kepikiran tentang kenapa makanan di rumah sakit itu nggak pernah enak? Saya sih dari dulu selalu kepikiran. Dan baru beberapa hari yang lalu saya mendapatkan jawabannya.

Nah, daripada berlama-lama, lebih baik segera kita mulai penjelasan kenapa makanan di rumah sakit itu nggak pernah enak.

Sebenarnya daripada nggak enak, akan lebih tepat jika makanan di rumah sakit itu disebut hambar. Iya, kayak nggak ada rasanya gitu. Padahal secara visual makanan di rumah sakit itu udah OK banget. Penataannya juga bagus. Ada ayam, sayur, bubur, dan kadang buah yang ditata terpisah dengan rapi dan indah. Kalau misal makanan rumah sakit itu difoto dan kemudian fotonya di upload di instagram, saya cukup yakin kalau bakal dapat banyak likes.

Namun, sayangnya makanan tetaplah makanan. Makanan itu dinilai berdasarkan rasanya. Bukan visualnya. Tampilan menggiurkan tapi kalau pas dimakan hambar sama aja nggak ada gunanya.

Ok, kita balik ke beberapa paragraf di atas yang menyebutkan bahwa daripada nggak enak, akan lebih tepat jika makanan di rumah sakit itu disebut hambar. Semacam tanpa rasa. Udah mirip kayak makanan yang lupa dikasih bumbu. Dan sebenarnya itu dia jawaban kenapa makanan di rumah sakit biasanya nggak enak. Karena kayaknya emang beneran nggak dikasih bumbu. Atau kalau pun dikasih, cuman dikit.

Lalu kenapa makanan di rumah sakit nggak dikasih bumbu?

Alasan terkuat yang bisa saya pikirkan adalah, kayaknya pihak rumah sakit sadar kalau misalkan makanannya dikasih bumbu, maka akan percuma.

Percuma? Maksudnya?

Pernah sakit, kan? Pernah lah pastinya. Pas sakit rasanya gimana, nafsu makan nggak? Enggak lah pastinya. Makan apapun rasanya jadi nggak nafsu. Bahkan apabila yang dihidangkan adalah makanan favorit kita sekalipun. Karena nggak nafsu, kita makannya jadi hanya sedikit dan nggak dihabisin.

Nah, itu dia maksudnya percuma. Ngapain repot-repot ngasih bumbu kalau pada akhirnya makanan yang dihidangkan paling juga nggak dihabisin?

Belum lagi kan pas sakit biasanya mual. Akan semakin percuma lagi, tuh. Udah makanannya nggak dihabisin, eh terus malah dikeluarin lagi. Kan kalau seperti itu mending nggak usah dikasih bumbu sekalian.

Dan kemudian, karena makanannya nggak dikasih bumbu, rumah sakit bisa berhemat. Jadi uang yang harusnya dikeluarkan untuk keperluan beli bumbu bisa digunakan untuk kulakan obat, jarum suntik, selang infus, dan lain sebagainya.

Jadi itu dia alasan kenapa makanan di rumah sakit nggak pernah enak. Ah, sebenarnya saya juga nggak terlalu yakin, sih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar