Sabtu, 02 Juli 2016

Setelah Nonton Tanaka-kun Wa Itsumo Kedagure [Review Anime]

Pernah nggak sih kamu ngalamin hari di mana hari itu kamu merasa letih, lesu, pokoknya tanpa semangat sepanjang hari gitu? Pernah ya pastinya. Rasanya gimana? Enak nggak? Kayaknya semua bakal jawab nggak enak, deh. Soalnya kalau itu terjadi, berarti ada sesuatu yang nggak beres sama tubuh kamu.

Tapi, kebayang nggak sih kalau rasa lesu itu menghinggapi kamu nggak cuma sepanjang hari? Misal sepanjang hidup. Kayaknya malah mengerikan. Haha.

Eh, pengen tahu kenapa aku nulis intro tentang lesu-lesu gitu? Soalnya di artikel kali ini aku pengen bikin review tentang anime yang punya tokoh utama seperti itu. Apa judul anime itu? Apa lagi kalau bukan Tanaka-kun Wa Itsumo Kedaruge. Dan seperti biasa, sebelum melangkah ke pembahasan, aku mau kasih info dasar tentang anime itu dulu.

Tanaka-kun Wa Itsumo Kedaruge (田中くんはいつもけだる) atau yang dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia berarti Tanaka-kun is Always Listless dan Tanaka-kun yang selalu lesu adalah anime hasil adaptasi dari manga karangan Nozomi Uda dengan judul yang sama. Memiliki 12 episode yang tayang dari 9 April sampai 25 Juni 2016. Dengan genre yang udah pasti comedy.

***
SINOPSIS

Menghela nafas, bersandar pada siku dan mata mengantuk. Tanaka sering terlihat dengan sikap seperti itu. Di kelas, ia selalu mengantuk dan bermalas-malasan. Inilah kisah komedi unik yang menceritakan kisah pemuda pemalas dan temannya yang tak bisa meninggalkannya sendirian.
***
Penilaianku tentang anime ini …

JALAN CERITA
Jadi jalan ceritanya itu tentang kehidupan sehari-hari orang yang malas. Udah gitu aja sih sebenarnya. Karena gimana, ya … susah juga mau mendiskripsikannya. Soalnya ceritanya absurd gitu, sih.

PREMIS MENARIK
Yap, salah satu hal paling menonjol dari anime ini adalah premisnya yang benar-benar menarik. Maksudku, siapa sih yang nggak akan tertarik sama cerita yang punya ide utama tentang seseorang yang super malas. Dan pastinya karena super malas, kita jadi membayangkan pasti banyak hal yang nggak beres di sini. Baru ngebayangin aja udah lucu banget, tuh.

COMEDY YANG SEDERHANA
Ini adalah salah satu yang menjadi andalan anime ini. Ya, comedy yang sederhana. Kayak comedy yang diangkat dari kehidupan sehari-hari dari sudut pandang unik para karakter gitu. Comedy yang bersih tanpa nyerempet sex dan bersih dari unsur kekerasan. Meski bersih tapi tetep lucu. Asik lah pokoknya.

KARAKTER
Sebagai anime comedy, tentu saja karakter Tanaka yang selalu lesu adalah karakter yang sangat menarik untuk di tonjolkan. Lalu ditambah karakter-karakter pendukung yang kayaknya memang benar-benar mendukung sang karakter utama untuk menambah kelucuan.

Kayak si Ohta yang peduli banget sama Tanaka. Shiraishi sang gadis idola yang naksir sama Tanaka. Miyano yang menganggap Tanaka sebagai guru untuk belajar menjadi malas. Echizen gadis sok preman yang sebenarnya suka sama sesuatu yang kawaii dan kayaknya ada perasaan juga sama Ohta. Lalu bahkan adiknya Tanaka sama Ohta, gadis pekerja paruh waktu, kayaknya emang semua karakter sukses menciptakan aura kelucuan pada anime ini.

Terus kalau ngomongin tentang karakter favorit, kayaknya aku bakal milih Shiraishi. Kenapa? Soalnya dia kawaii. Udah, alasannya itu aja. Oh, iya. Nggak tahu kenapa kalau ngomong tentang Shiraishi, jadi ingat Shiraishi Urara dari anime Yamada-kun. Nggak tahu kenapa kayaknya nama Shiraishi itu cocok banget untuk karakter cewek pinter, ya.


MUSIK
Openingnya bagus, tuh. Lagunya Unlimited Tone yang judulnya Utatane Sunshine. Kalau ending sama BGMnya, kayaknya nggak terlalu berkesan, deh.

PESAN MORAL
Paling ingat dan suka pas si Tanaka akhirnya sadar bahwa dia nggak bisa hidup sendiri. Meski sering kali dia berada di situasi di mana dia ingin sendirian, justru saat itu dia merasa kesepian. Hal ini jelas bikin kita ingat tentang status manusia sebagai makhluk sosial. Yang mana kita nggak akan pernah bisa hidup kalau nggak ada orang lain. Atau, mungkin bisa sih kalau cuman hidup. Tapi yang pasti kita akan merasa sangat kesepian tanpa hadirnya orang lain.

APA LAGI, YA?
Oh, iya. Terakhir cuma mau bilang kalau anime ini recommended alias aku rekomendasikan untuk kamu tonton. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar