Jumat, 22 Juli 2016

Pokemon Konspirasi Yahudi? Kayaknya Sih ... Enggak!



Beberapa hari yang lalu, jagat dunia maya sempat geger berkat isu tentang asal-usul nama sebenarnya dari Pokemon yang menyebutkan bahwa kata Pokemon itu sebenarnya berasal dari bahasa Syriac yang artinya “Aku Yahudi”. Sebenarnya isu itu sudah lama beredar, hanya saja karena kepopuleran game Pokemon Go, isu itu kembali terangkat dan bahkan menjadi viral.

Dan reaksi dari isu itu pun beragam. Tapi tetap kayaknya yang paling dominan dan mencolok adalah yang geger dan berkata bahwa game itu adalah konspirasi Yahudi untuk menjatuhkan Islam dan menyuruh kita untuk berhati-hati tentang hal itu.

Dan saat pertama kali saya mendengar isu itu, ada sebuah pertanyaan yang berputar di kepala saya …

“Itu beneran, ya? Kayaknya cuman mengada-ada, deh.”

Nggak, maksud saya Pokemon itu kan sebenarnya adalah waralaba media dari Jepang yang dimiliki oleh Nintendo dan diciptakan oleh Satoshi Tajiri pada tahun 1995. Produk dari Pokemon itu banyak mulai dari game, anime, manga, dan lain-lain.

Dari sini sudah ketahuan kan dari mana asal-usul Pokemon? Pokemon itu dari Jepang. Lalu, apa masalahnya? Oh, saya tahu. Masalahnya terletak pada nama Pokemon itu sendiri yang katanya dalam Bahasa Syriac yang artinya “Aku Yahudi”.

Tapi, tahu nggak sih kenapa Pokemon itu dinamakan Pokemon?

Soalnya Pokemon adalah singkatan dari Pocket Monsters (ポケットモンスタ  Poketto Monsuta). Di mana pocket berarti saku dan monsters … ya monster. Dan itu artinya Pokemon adalah monster yang saking kecilnya bisa masuk ke dalam saku.

Lalu tentang singkatan itu, sebenarnya itu adalah hal yang lumrah untuk kartun atau komik dari Jepang. Seperti Ore no Kanojo To Osananinajimi Ga Shuraba Sugiru yang disingkat menjadi Oreshura. Atau Ore no Imouto Ga Konna Ni Kawaii Wake Ga Nai yang disingkat menjadi Oreimo. Bahkan di waktu SD dulu kalian pernah nonton kartun di TV yang judulnya Digimon, kan? Kalau belum tahu, itu juga singkatan dari Digitel Monsters.

Jadi intinya menyingkat judul seperti itu sudah lumrah banget di Jepang. Masih berpikir itu konspirasi Yahudi? Bahkan saya nggak yakin kalau Satoshi Tajiri tahu kalau Pokemon itu artinya Aku Yahudi.

Lalu, mungkin masih akan ada yang bilang …

“Eh, tapi kan tetep aja artinya Aku Yahudi!”

Ok, taruhlah arti Pokemon dalam Bahasa Syriac beneran adalah aku Yahudi. Tapi, bukankah itu cuma kebetulan doang? Semacam otak-atik gathuk gitu.

Kalau hanya kebetulan seperti itu bukannya itu sama kayak kata ASU yang dalam Bahasa Jawa artinya anjing tapi dalam Bahasa Jepang artinya besok. Atau kalimat wa la tai asu yang dalam Bahasa Arab artinya jangan menyerah tapi dalam Bahasa Indonesia kotoran anjing. Jadi misalkan benar, berarti Pokemon dalam Bahasa Jepang artinya Monster saku tapi hanya karena kebetulan dalam Bahasa Syriac artinya aku yahudi.

Apakah hanya karena kebetulan seperti itu terus artinya itu adalah konspirasi Yahudi? Kayaknya nggak, deh.

Ah, semoga saya nggak salah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar