Senin, 09 November 2015

MotoGP 2015: What A Great Season! Thanks Valentino Rossi!



Anti klimaks. Setelah memimpin klasemen hampir semusim penuh, sebuah kesalahan kecil –walau beberapa orang menganggap itu kesalahan fatal- di GP Malaysia menghancurkan segalanya. Gelar juara dunia ke-10 yang sudah ada di depan mata pun harus sirna. Bagai nila setitik rusak susu sebelangga. Kurasa itu adalah peribahasa yang paling cocok untuk menggambarkan perjalanan Valentino Rossi di Moto GP musim ini.

Sebagai fans Valentino Rossi, jujur saja akhir dari Moto GP musim ini benar-benar membuatku kecewa. Harus gagal juara dunia walau tampil kompetitif sepanjang musim setelah beberapa tahun terakhir bagaikan membalap tanpa harapan.

Rasa kecewa ini membuatku teringat kepada momen di mana dulu saat aku masih berusia 12 tahun. Tepatnya di Valencia tahun 2006. Momen di mana Rossi harus merelakan gelar juara dunia yang juga sudah ada di depan mata harus jatuh ke pangkuan Nicky Hayden.

Tapi sebenarnya sebelum Moto GP musim 2015 dimulai, jujur saja aku tak pernah menyangka Rossi akan tampil sekuat ini. Aku memang berharap Rossi akan tampil kompetitif dan kalau bisa juara dunia. Tapi, setelah melihat beberapa tahun terakhir yang dijalani Rossi dengan suram, aku sungguh tidak menduga dia akan benar-benar tampil gila.

Terlepas dari rasa kecewaku terhadap kegagalan Rossi untuk juara dunia, sebagai penggemarnya aku harus mengakui bahwa ini tahun yang gila. Sebuah musim yang luar biasa.

15 kali naik podium dari 18 balapan yang digelar musim ini. Dengan catatan 4 kemenangan, 3 kali berada di posisi kedua, dan 8 balapan yang diakhiri dengan berada di tempat ketiga menjadi bukti betapa luar biasanya performa The Doctor.

Rossi juga menjadi satu di antara dua pembalap yang konsisten selalu meraih poin di musim ini selain Bredley Smith. Kita juga harus ingat bahwa hasil terburuk yang Rossi dapatkan musim ini adalah ketika dia hanya bisa finis di urutan kelima di GP Misano.

Banyak momen hebat yang tak boleh aku dan fans Rossi lain lupakan di musim ini. Untuk aku pribadi, setidaknya ada 3 momen yang kurasa tidak akan pernah kulupakan sepanjang hidupku.

Kemenangan di Argentina
Sebuah kemenangan yang luar biasa. Marquez benar-benar unggul dengan jarak yang sangat jauh waktu itu. Lap demi lap terlalui dan perlahan tapi pasti Rossi semakin mendekatkan diri dengan sang juara dunia 2014.

Puncaknya ada di dua lap terakhir sebelum balapan usai. Rossi menyalip Marquez. Marquez coba membalas namun dia gagal. Roda depannya menyentuh ban belakang Rossi. Tentu saja itu membuat sang juara dunia 2014 harus terjatuh dari motornya.

What a great race! Sebuah kemenangan yang luar biasa.

Balapan di Belanda
Sebuah senggolan dengan Marc Marquez di tikungan terakhir di lap terakhir. Kita semua tak kan pernah melupakan itu. Rossi melebar menuju gravel yang sialnya bagi Marquez justru membuat Rossi semakin cepat menuju finis karena itu ternyata membuat Rossi secara tidak sengaja memotong jalur.

Satu lagi kemenangan luar biasa yang didapat dari duel yang luar biasa!

Seri terakhir di Valencia
Memulai balapan dari baris terakhir, secara heroik Rossi menyodok hingga berakhir di urutan ke-4. Sebuah penampilan yang luar biasa. Sebuah penampilan gila yang seolah membuat gelar juara dunia yang diraih oleh Jorge Lorenzo tidak ada artinya.

Setelah semua itu, aku juga ingin mengucapkan selamat untuk Jorge Lorenzo. Bagaimana pun juga dia adalah juara dunia Moto GP 2015. Dengan 7 kemenangan yang diraihnya sepanjang musim ini, kurasa itu cukup untuk membuktikan bahwa Lorenzo memang cukup layak untuk meraihnya.

Dan untuk teori konspirasi Lorenzo-Marquez yang katanya digunakan untuk menggagalkan ambisi Rossi juara dunia musim ini, kurasa tidak ada sesuatu hal yang benar-benar bisa digunakan untuk membuktikan bahwa teori itu benar-benar nyata. Pada akhirnya teori itu hanya bertahan sebagai sebuah opini. Sebaiknya, lupakan tentang teori konspirasi itu dan fokus untuk melihat hari esok yang akan dengan cepat datang menghampiri.

Untuk Valentino Rossi, terimakasih untuk musim hebat yang telah engkau pertunjukan. Terimakasih telah membawa kembali gairahku akan Moto GP yang kurasakan sempat hilang dari diri ini. Terimakasih untuk seluruh harapan yang telah engkau berikan. Terimakasih untuk semuanya.

Pada akhirnya aku hanya ingin berkata …

What A Great Season! Thanks Valentino Rossi!

IosToConVALE!                            ForzaVale!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar