Minggu, 16 Agustus 2015

MotoGP Brno 2015: Langsung Ngacir, Lorenzo Menang Dengan Cara Yang Membosankan




Start pole position langsung ngacir dan tak terkejar. Gap dengan pembalap dibelakangnya lambat laun pun menjauh. Dengan cara yang membosankan Jorge Lorenzo meraih kemenangan kelimanya musim ini di Brno (8/16/15).

Entah sudah berapa kali dalam hidupku aku melihat momen seperti itu. Start langsung ngacir. Selalu seperti itu cara Lorenzo memenangi sebuah perlombaan. De javu kah? Hah … Membosankan memang. Bahkan aku hampir tertidur ketika aku menyaksikan balapan itu di televisi.

Dan entah kenapa aku merasa bukan hanya aku saja yang merasakan hal itu. Aku yakin banyak orang di luar sana yang sependapat denganku. Karena pada hakikatnya ketika seseorang menyalakan TV untuk menonton Moto GP tentu saja yang orang itu inginkan adalah sebuah hiburan. Sebuah balapan yang menghibur.

Tapi Lorenzo kembali lagi membuat sebuah balapan Moto GP terlihat seperti sebuah touring motor besar. Apakah Lorenzo salah? Tentu saja tidak. Karena pada dasarnya dia hanya mengincar sebuah kemenangan dan memang itu yang dia butuhkan.

Dan jika seandainya aku adalah seorang pembalap, tidak munafik tentu saja aku akan mengambil jalan seperti yang Lorenzo lakukan. Jika aku benar-benar punya kesempatan tentu saja aku akan lebih memilih untuk start sebagus mungkin dan berusaha untuk segera ngacir. Karena bagaimana pun juga dalam sebuah balapan kemenangan adalah tujuan utama. Dan kemenangan jelas adalah segalanya.

Tapi sayangnya aku bukanlah pembalap. Aku hanya seorang penikmat yang menyaksikan para pembalap berlaga jauh di sana dari layar televisi di rumahku. Dan sebagai penikmat jujur saja aku sama sekali tidak bisa menikmati gaya balap yang seperti itu. Seperti yang kubilang di awal. Itu sangatlah membosankan.

Namun kemenangan tetaplah kemenangan. Entah bagaimana pun cara yang dia raih kemenangan tetaplah kemenangan. Dan sebagai penikmat bagaimana pun juga aku harus menghargai hal itu. Selamat Jorge Lorenzo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar