Sabtu, 14 Maret 2015

Setelah Nonton Sakurasou no Pet na Kanojo [Review Anime]



recommended anime
Tulisan ini akan menjadi tulisan pertamaku di blog ini yang akan membahas tentang anime maupun manga. Dan kali ini aku akan menulis tentang anime yang sukses membuatku meneteskan air mata di setiap episodenya. Huhuhu, aku cengeng banget ternyata. 

Anime ini berjudul Sakurasou no Pet na Kanojo (さくら荘のペットな彼女). Aku yakin banyak di antara kalian yang sudah menonton anime ini. Dan tulisan ini adalah sebuah tulisan yang sok-sokan ngereview. Hanya sekedar kesan-kesan yang lahir di benakku setelah menonton.

Sakurasou no Pet na Kanojo adalah sebuah anime yang diadaptasi dari light novel karangan Hajime Kamoshida yang juga memiliki judul yang sama. Anime ini tayang mulai 9 Oktober 2012 hingga berakhir pada 26 Maret 2013. Sudah cukup lama ya ternyata. Sudah hampir dua tahun dari tamatnya anime ini.

Walaupun anime ini sudah tamat agak lama, tapi aku baru menontonnya belum lama ini. Tepatnya aku baru menamatkannya pada tanggal 25 Februari 2015. Entah kenapa aku memang memiliki kecenderungan untuk menonton anime atau membaca manga yang sudah tamat. Aku merasa dengan menonton/membaca secara marathon bisa membawaku lebih hanyut ke dalam cerita.
***
SINOPSIS
Bercerita tentang kehidupan Kanda Sorata, protagonis utama yang ketahuan memelihara kucing di asrama reguler. Ia pun akhirnya dipindahkan ke asrama sakurasou yang dikenal sebagai tempat murid-murid aneh dan bermasalah.


Kesialan Sorata tidak hanya sampai disitu, ia pun dipaksa untuk bertugas mengurus Shiina Mashiro, murid pindahan dari luar negeri.


Namun lambat laun penilaian Sorata terhadap Sakurasou berubah. Dia mulai merasa nyaman karena di asrama ini dia berhasil menemukan tujuan hidupnya, yakni menjadi programmer dan pembuat game profesional.
 ***
Penilaianku tentang anime ini ...

OK. Di sini aku tidak akan memberikan spoiler karena siapa tahu ada orang lain yang memiliki kecenderungan yang sama denganku -suka yang udah tamat- akan mengurungkan niatnya untuk menonton anime ini setelah membaca tulisanku. 

Bukan apa-apa sih. Hanya saja aku tidak mau jika itu akan dipertanggungjawabkan di hari akhir. Jika itu terjadi, bukankah itu justru hanya akan menghambatku untuk segera masuk ke surga -sok-sokan, sholat aja jarang-.

Baiklah, aku akan menuliskan kesan-kesan selama aku menonton anime ini secara marathon. Jujur saja aku benar-benar terkesan dan menikmati detik demi detik yang kubuang hanya untuk menonton anime ini. Aku merasa detik-detik yang terbuang itu tidaklah terbuang dengan sia-sia. Aku merasa aku bisa memetik banyak pelajaran dari anime ini. Tentang persahabatan, perjuangan, dan lain sebagainya.

Mashiron kawaii
Shiina Mashiro
Ketika aku membaca di Wikipedia, tertulis di sana bahwa genre anime ini adalah drama dan romantic comedy. Romantic comedy, aku memang bisa tertawa lepas ketika menonton beberapa adegan di anime ini. 

Drama, tapi beberapa saat kemudian, air mataku juga bisa mengucur dengan deras -dramatisir, faktanya nggak deras-deras banget kok, paling sekitar 3 ember doang-

Jujur saja aku menyukai semua hal tentang anime ini. Aku menyukai alur ceritanya. Aku menyukai setiap karakter yang ada di sana -terutama Shiina Mashiro-. Aku menyukai backsoundnya. Aku menyukai lagu opening maupun endingnya. Ya, kurasa aku memang menyukai semuanya.

Jadi buat kalian yang belum menonton anime ini, aku kasih rekomendasi untuk menontonnya. Pokoknya nggak bakal nyesel deh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar