Sabtu, 21 Maret 2015

Aksara Alay Telah Punah


H@LloW K4k5. @p4 kA13aR? $3h4t k@N?

Kalimat di atas adalah contoh sebuah kalimat berbahasa Indonesia yang ditulis menggunakan Aksara Alay. Atau yang biasanya lebih dikenal dengan sebutan tulisan alay. Fenomena tulisan alay ini mulai menjamur seiring mewabahnya budaya alay beberapa tahun yang lalu di Indonesia. Dan Alay sendiri sebenarnya adalah sebuah kata yang memiliki konotasi semacam kampungan gitu.

Tulisan Alay semacam itu dulunya mudah ditemui di jejaring social Facebook. Tapi sebenarnya jika aku perhatikan, sekarang di Facebook sudah tidak ada lagi orang yang update status dengan tulisan seperti itu loh. Udah pada tobat kali yah.

Walau pun memang masih ada nama-nama seperti ‘Joko Selalu Cueekz’ ‘Haryadi Cinta Amue’ dan lain sebagainya yang kurasa juga bisa masuk dalam kategori alay meski faktanya mereka tidak lagi update status menggunakan Aksara Alay. Sepertinya orang-orang macam mereka adalah sisa-sisa dari era kejayaan alay.
 
alay
Jejemon
Sebenarnya fenomena Aksara Alay ini bukan hanya ada di Indonesia loh. Ternyata di Filipina juga ada fenomena serupa. Memang sih bukan alay namanya. Mereka menyebutnya dengan nama Jejemon. 

Seperti apa Jejemon itu? Persis seperti alay. Bisa dibilang Jejemon itu Alay versi Filipina. Hmm … ternyata Alay itu mendunia yah. Jadi kalau kalian secara diam-diam masih berpegang teguh akan ideologi Alay, berbanggalah. Di luar sana, di belahan dunia lain, ada banyak orang seperti kalian. HIDUP ALAY ...!!!
Pallawa
Prasasti Beraksara Pallawa
Dan entah kenapa, jika melihat kondisi Aksara Alay yang seakan sudah mati membuatku teringat pada Aksara Pallawa yang konon pada jaman dahulu juga menjadi aksara paling populer di Nusantara. Dengan bukti banyak ditemukannya prasasti yang ditulis dengan aksara tersebut, jelas itu menandakan bahwa Aksara Pallawa benar-benar populer di masanya. 

Tapi kini? Ya, seperti yang kita ketahui, Aksara Pallawa telah lama punah. Sama seperti Aksara Alay.
 
alay punah
Komen-komenan Facebook Dengan Bahasa Alay Tahun 2010
Jika Aksara Pallawa masih bisa kita lihat di prasasti-prasasti yang berasal dari ratusan hingga ribuan tahun yang lalu, maka Aksara Alay juga masih bisa kita lihat di Timeline Facebook yang berasal dari tahun 2008-2012. Beda tipis ya.

Itu aja sih penjelasanku tentang punahnya Aksara Alay. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar